Latest Post

membelah beku kata

beribu mil hampa udara dilalui dengan hening

kucari di samudra awan, belantara kosong saja terserak

disibakkan rumput usang barangkali ia terkubur

tetap saja kesia-sia yang didapat, dimanakah gerangan ?

sudah lama tidak berkata dengan kalimat, dengan paragraf… apalagi judul

yang kutemui hanya  jutaan titik-titik beku yang tersedak

apakah ini tanda kiamat kata-kata ?

entahlah…

atau aku yang tertidur jutaan tahun ?

atau aku yang meninggalkan melodi kata-kata ?

atau sebaliknya, aku yang dilupakan seperti debu yang terhempas ?

Apa artinya sebuah “lihat dengan kata, baca denngan hati”

mungkin sesorang telah memahaminya

ia pun yang hilang dalam beku kata