Selamat malam Puisiku

Akhir2 ini di setiap malam tiba

selalu ada saja terlintas bayangan

Ya, bayangan jelas itu sungguh indah

               Bayangan itu bisa membuat hati tentram

               bahkan menari-nari sesukanya diatas kepala

               sepertinya ia sedang menghampiri diriku

Mungkin ada saatnya aku harus menuliskan dirimu

biar bayangan indah itu bisa berwujud puisi

menambah selera di setiap tidurku

Iklan

Puisi Juli 2017

Baca lebih lanjut

Puisi Ramadan 2017

View this post on Instagram

Ramadan 2017 #puisi #poems #poetry #ramadhan

A post shared by budinoer (@budinoer) on

View this post on Instagram

Ramadan 2017 #puisi #poems #sajak #poetry #ramadhan

A post shared by budinoer (@budinoer) on

View this post on Instagram

Ramadan 2017 #puisi #poems #sajak #poetry

A post shared by budinoer (@budinoer) on

membelah beku kata

beribu mil hampa udara dilalui dengan hening

kucari di samudra awan, belantara kosong saja terserak

disibakkan rumput usang barangkali ia terkubur

tetap saja kesia-sia yang didapat, dimanakah gerangan ?

sudah lama tidak berkata dengan kalimat, dengan paragraf… apalagi judul

yang kutemui hanya  jutaan titik-titik beku yang tersedak

apakah ini tanda kiamat kata-kata ?

entahlah…

atau aku yang tertidur jutaan tahun ?

atau aku yang meninggalkan melodi kata-kata ?

atau sebaliknya, aku yang dilupakan seperti debu yang terhempas ?

Apa artinya sebuah “lihat dengan kata, baca denngan hati”

mungkin sesorang telah memahaminya

ia pun yang hilang dalam beku kata