Corona oh Corona #Chapter3

15 April 2020
Social Distancing, Day3 #chapter
3

Empati di tengah wabah corona

Menjalani chapter ke 3 Social Distancing, tren wabah covid-19 di Indonesia menunjukkan masih meningkat dan di berbagai daerah yang berdekatan dengan pusat pandemi memberlakukan kondisi PSBB, seperti di daerah bogor, bekasi dan depok. Juga menyusul kota-kota besar lainnya seperti Bandung dan Surabaya.

Ditengah situasi wabah covid-19, sektor ekonomi adalah sektor yang sangat tepukul, betapa tidak dengan situasi PSBB membuat para pengusaha terpuruk yang diikuti PHK masal, berapa juta orang menggantungkan kehidupannya karena hiruk pikuk jalanan yang sekarang sepi ditinggal manusia. Tukang baso, tukang sayur, warung tegal, pengemudi ojol, ojek pangkalan semuanya tertunduk lesu karena himpitan ekonomi yang berat.

Ternyata masih banyak individu-individu dan korporat yang berjiwa sosial dalam situasi ekonomi yang berat. Di beberapa contoh cerita yang terjadi di masyarakat, ada selebriti atau warga yang saling membantu para pengemudi ojol walau hanya dengan satu bungkus nasi atau pemberian sembako. Hal ini sangat menyentuh hati dan menggerakkan orang untuk berbuat yang sama, semoga gerakan ini dilakukan secara ikhlas dan menjadi pemicu kebaikan berikutnya. Dan hal ini juga terjadi di korporat-korporat besar berlomba-lomba memberikan bantuan, seperti perusahaan TikTok memberi bantuan senilai 100 Milyar rupiah kepada satgas covid-19 Indonesia juga masih banyak perusahaan besar lainnya yang melakukan hal yang sama.

Kamu kapan berbagi dengan yang membutuhkan ? Ayoo kita saling bantu dan beramal.

#corona #coronavirus, #covid-19 #PSBB #physical distancing #social distancing

CoronaTube

Posting CoronaTube adalah kompilasi video pilihan tentang wabah virus corona dari berbagai sumber dan merupakan rekomendasi source piskobar Apps.

#corona #coronavirus #covid-19 #phisycal distancing #phisycaldistancing #psbb #karantina wilayah

Corona oh Corona #Chapter2

30 Maret 2020
Social Distancing, Day1 #chapter2
chapter2

Memasuki awal chapter 2 social distancing, konsisi wabah covid-19 di Indonesia trennya terus naik dan bahkan belum ada tanda-tanda penurunan.

Dilihat dari data, maka Amerika menjadi epicentrum epidemi terbesar di dunia disusul oleh Italia, namun sebaliknya China sudah menyatakan menang melawan covid-19.

Kondisi di Indonesia dengan tren wabah yang terus naik, membuat pemerintah pusat masih bersikukuh untuk tidak melakukan lockdown, dengan asumsi kondisi tersebut membuat lebih parah dan kekhawatiran efek sosial ekonomi lebih besar. Bahkan pada tanggal 30 Maret 2020 presiden Jokowi memberlakukan Social Distancing yang lebih luas dan memberlakukan darurat sipil.

Dengan kondisi social distancing dan karantina wilayah yang mulai banyak dilakukan banyak daerah membuat warga kesulitan berbelanja memenuhi kebutuhan pokok. Beberapa peritel nasional dan lokal sudah mulai membukan chanel pembelanjaan online khusunya supermarket dan minimarket. Belanja online membuat satu solusi jitu buat warga dengan situasi sekarang yang tidak bisa bebas bergerak kemana-mana.

Corona oh Corona #Chapter1

27 Maret 2020
Social Distancing, Day12 #Chapter1

Satu hal yang tidak pernah terpikir tentang wabah Corona di Wuhan pada akhir 2019 tahun lalu, sekarang sudah menjadi wabah keseluruh dunia, Sebuah pandemi yang sekarang disebut covid-19.

Pertama kali pasien Covid-19 di Indonesia dimumkan oleh Jokowi pada tanggal 2 Maret 2020 dan tiap hari selalu bertambah sampai akhirnya pemerintah mengumumkan kondisi Social Distancing selama 14 hari dari tanggal 16 sd 29 Maret 2020, sepertinya kondisi ini masih berlanjut sampai betul-betul tertangani dengan baik.

Hari ini saya mulai menulis lagi tentang Corona, jadi anggap saja sebagai jurnal yang terus update tiap hari, konten yang saya upload adalah apapun tentang corona di Indonesia bisa berupa update data covid-19, flyer, jokes wa, ataupun link artikel yang menarik.

Suatu hari setelah wabah ini berakhir, tulisan ini jadi memoar jurnal yang menarik dan bisa jadi jejak digital tentang apa yang terjadi di lingkungan saya baik di rumah ataupun di tempat kerja pada masa wabah covid-19.

Pada hari ini tanggal 27 Maret 2020, update informasi data Covid-19 Jawa Barat – Indonesia – Dunia:

Berita hari ini yang bikin heboh adalah larangan mudik dari kang Emil, Gubernur Jawa Barat dan mas Ganjar, Gubernur Jateng. Wah gimana atuh mau pulang kampung atau sebaliknya, yuk kita simak apa kata kang Emil dan mas Ganjar:

28 Maret 2020
Social Distancing, Day13 #Chapter1

Hari ke 13 Social Distancing ada twit yang bikin terharu nih..dari mantan presiden USA Om Obama, dia sangat respek dengan pekerja ritel dan pekerja lainnya yang tidak bisa work from home…hhmmm kapan ya kita2 orang ritel alias orang toko di apresiasi di Indo ?

Di akun Tweeternya @BarackObama :

Nah ada satu yang unik hari ini, entah karena penonton drakor di Indonesia banyak banget atau apa, pemerintah Korsel memutuskan hanya 3 negara yang dibantu masalah penangan covid-19 ;

29 Maret 2020
Social Distancing, Day14 #Chapter1

Hari terakhir social distancing chapter 1, kondisi di Indonesia khususnya Jawa Barat belum kondusif sehingga pemerintah pusat dan daerah memutuskan social distancing chapter 2.

Ada beberapa isu yang menarik di akhir social distancing chapter 1, yaitu munculnya isu “Karantina Wilayah” dan dampak lockdown di India.

Kota Tegal menjadi trending isu dalam beberapa hari terakhir karena berani menyatakan karantina wilayah atau Local Lockdown, sehingga menjadi kota pertama di Indonesia yang berani mengambil kebijakan ini

Karantina wilayah terjadi karena kehawatiran daerah akan dampak covid-19 akibat datangnya pemudik atau pendatang dari daerah-daerah zona merah, utamanya dari kota Jakarta yang sudah barang tentu banyak sekali pekerja informal dari daerah. Dari informasi detik news ada beberapa daerah yang sudah menyatakan karantina wilayah ;

  1. Papua
  2. Tegal
  3. Tasikmalaya
  4. DKI Jakarta
  5. Bali

Yang pasti akan menyusul daerah-daerah lain yang juga terdampak dari para pemudik dari Ibu kota dan kota-kota besar di pulau Jawa.

Nah, isu menarik selanjutnya datang dari India. Dengan pernyataan pemerintah India akan melakukan Lockdown mengakibatkan eksodus pekerja harian di ibukota India melakukan eksodus besar-besaran ke kampung halamannya ;

Indian migrant laborers wait for buses provided by the government to transport them to their hometowns, following a lockdown amid concern over spread of coronavirus in New Delhi, India, Saturday, March 28, 2020. Authorities sent a fleet of buses to the outskirts of India’s capital on Saturday to meet an exodus of migrant workers desperately trying to reach their home villages during the world’s largest coronavirus lockdown. Thousands of people, mostly young male day laborers but also families, fled their New Delhi homes after Prime Minister Narendra Modi announced a 21-day lockdown that began on Wednesday and effectively put millions of Indians who live off daily earnings out of work. (AP Photo)

Ada satu hal lagi yang menarik perhatian adalah ulah konsumen Lotte berbelanja menggunakan pakaian APD, mengakibatkan ketidaknyamanan konsumen yang akhirnya terusir oleh pihak pengelola LotteMart ;

mataharimall.com meramaikan persaingan toko online Indonesia

matahari1

Persaingan toko online di Indonesia dengan hadirnya mataharimall.com makin sengit. Bisnis E-comerece menjadi pilihan Lippo Group untuk melebarkan sayap bisnis eceran offline yang sudah berkibar dengan brand Matahari Dept.store-nya. Peluang segmen E-commerce di Indonesia semakin besar karena pengguna pengguna gadget dan internet juga makin marajalela ke seluruh pelosok di Indonesia.

Mataharimall.com, situs ecommerce milik Lippo Group resmi diluncurkan dengan mengantongi investasi sebesar 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 7 triliun, mereka menargetkan bisa bisa tumbuh besar menjadi e-commerce penggerak ekonomi Indonesia.

Saat ini, Mataharimall.com sudah memiliki lebih dari 200.000 pelanggan terdaftar, sekitar 180.000 jenis barang dengan 1.200 orang seller atau penjual. Barang dagangan tersbut pun beragam, mulai dari fashion, teknologi digital, hingga kebutuhan sehari-hari.

Mereka menyiapkan sebuah gudang seluas 10.000 meter persegi di bilangan Cililitan, Jakarta Timur untuk menampung berbagai barang yang mereka jual. Selain itu ada juga barang yang memang langsung dikirimkan oleh seller, tidak disimpan di gudang.
Baca lebih lanjut

Milangkala Bandung Festivals 2015

Milangkala Bandung Festivals 2015 – Menyambut Mialangkala (HUT) kota Bandung yang ke-205 yang tepatnya tanggal 25 September 2015, Kota Bandung sedang mempersiapkan rangkaian acara untuk merayakannya. Beberapa rangkaian acara sudah dimulai dari tanggal 10 September sampai pertengahan bulan Oktober nanti. Bertajuk Milangkala Bandung Festivals 2015 ‘A City Festivity in Celebrating 205 Years of Bandung City’, puluhan acara akan ada di kota Bandung yang dikordinir oleh Pemkot Bandung.

Selama rangka Milangkala Bandung 205, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, terdapat 32 rangkaian kegiatan yang dimulai sejak tanggal 16 Agustus lalu. “Tidak melulu festival. 32 event itu sudah termasuk ziarah ke makam dan paripurna,” kata Kenny.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Herlan JS menjelaskan,“Nantinya para seniman akan tampil di event Barok Of ArtlIiens menampilan berbagai seni budaya Indonseia di Jalan Ir H Djuanda 25-27 September 2015, serta pada 24 Oktober 2015 kegiatan festival kuliner di Balai Kota,”. Dari pernyataan para pejabat pemerintah kota Bandung terlihat dengan jelas keinginan untuk meramaikan milangkala kota Bandung dengan terencana dan meriah.

Ketua Tim Milangkala Bandung Festivals 2015, Galih Sedayu, menjelaskan kegiatan-kegiatan yang ada dalam HUT Kota Bandung akan melibatkan partisipasi dari seluruh kelompok masyarakat Kota Bandung mulai dari pemerintah, akademikus, swasta hingga komunitas.

milangkala Bandung Festivals

Panen Mangga

panen mangga

Pada periode bulan September sampai dengan Desember merupakan masa panen mangga. Diberbagai penjuru pasar tradisional dan pasar modern nampak pajangan buah mangga yang melimpah.

Mangga (Mangivera Indica)  termasuk buah yang populer di Nusantara, rasanya manis dan mudah didapat. Bahkan kita bisa melihat pohon mangga menjadi pohon peneduh di pekarangan-pekarangan rumah, selain pohonnya rindang juga panen mangga menjadi manfaat tersendiri buat pemilik rumah.

Mangga juga menjadi peluang komuditas ekspor yang menggiurkan, pada tahun 2010 tercatat panen mangga Indonesia sebanyak 1.28 juta ton tapi yang terserap untuk ekspor hanya 1.626 ton. Sentra perkebuan mangga banyak tersebar di pulau Jawa, untuk mangga gedong terdapat di daerah Indramayu, Majalengka dan Cirebon, sedangkan mangga Arum Manis bisa didapat dari daerah Probolinggo, Jawa Timur. Mangga Gedong dan Arum Manis memang menjadi jenis mangga yang paling banyak didapat di pasaran selain jenis lainnya seperti mangga gincu, manalagi, chery, golek dan cengkir.
Baca lebih lanjut