mataharimall.com meramaikan persaingan toko online Indonesia

matahari1

Persaingan toko online di Indonesia dengan hadirnya mataharimall.com makin sengit. Bisnis E-comerece menjadi pilihan Lippo Group untuk melebarkan sayap bisnis eceran offline yang sudah berkibar dengan brand Matahari Dept.store-nya. Peluang segmen E-commerce di Indonesia semakin besar karena pengguna pengguna gadget dan internet juga makin marajalela ke seluruh pelosok di Indonesia.

Mataharimall.com, situs ecommerce milik Lippo Group resmi diluncurkan dengan mengantongi investasi sebesar 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 7 triliun, mereka menargetkan bisa bisa tumbuh besar menjadi e-commerce penggerak ekonomi Indonesia.

Saat ini, Mataharimall.com sudah memiliki lebih dari 200.000 pelanggan terdaftar, sekitar 180.000 jenis barang dengan 1.200 orang seller atau penjual. Barang dagangan tersbut pun beragam, mulai dari fashion, teknologi digital, hingga kebutuhan sehari-hari.

Mereka menyiapkan sebuah gudang seluas 10.000 meter persegi di bilangan Cililitan, Jakarta Timur untuk menampung berbagai barang yang mereka jual. Selain itu ada juga barang yang memang langsung dikirimkan oleh seller, tidak disimpan di gudang.

“Konsep kami memang supermarketplace. Mirip supermall yang menjual apa saja, seperti barang-barang grocery, department  store, toko buku dan lainnya. Di luar itu kita juga ada penjualan service seperti tiket nonton,” ujar CEO Mataharimall, Hadi Wenas

Salah satu pembeda dengan toko online yang sudah ada adalah konsep online to offline atau O2O (baca= O to O). Mereka menerapkannya memanfaatkan jaringan retail Matahari Department Store yang tersebar di Indonesia. Sehingga konsumen bisa mengambil pesanannya di toko Matahari dept.store, salah satu trik menghasilkan next traffic di toko offline-nya.

Melihat konten tampilan Web mataharimall, konsumen online diajak untuk melihat kategori barang seperti masuk gedung mall. Dimulai dengan lantai G, bukan singkatan Ground floor pada umumnya tapi masuk ke tawaran Galery fashion sebagai konsep show window layaknya sebuah toko dengan konten International brand. Di setiap lantai diberikan kategori barang yang berbeda dan diakhiri di lantai 9. Mataharimall juga melihat peluang pasar gadget yang besar sehingga mereka menaruhnya di lantai 1.

Sebagai ilustrasi trafic toko online di Indonesia, Situs Indonesia Retail.com melakukan riset traffic online dari beberapa Toko Online. Pengambilan data menggunakan similiarweb.com.

Berikut ini jumlah pengunjung beberapa Toko Online di Indonesia selama satu bulan Agustus 2015

  1. Lazada.co.id  – 48.3 Juta
  2. Olx.co.id – 14.1 Juta
  3. Tokopedia.com – 11.2 Juta
  4. Bukalapak.com – 9.1 Juta
  5. Bhinneka.com – 4.2 Juta
  6. Elevenia.com – 3.9 Juta
  7. Blibli.com – 3.2 Juta
  8. Zalora.co.id – 1.9 Juta
  9. Rakuten.co.id – 310 ribu
  10. MatahariMall.com – 250 ribu

Mana yang lebih unggul ? jawaban yang pasti adalah dari konsumen akhir tentunya, Selain keragaman produk, harga kompetitif, cara pembayaran, sistem pengiriman dan after sales, hal yang paling mentukan di awal adalah kemudahan konsumen melakukan surfing pencarian barang dan berkomunikasi tentang product knowledge,

11 thoughts on “mataharimall.com meramaikan persaingan toko online Indonesia

    • Ranking diatas lebih ke traffic yg online masuk, setuju toko online yg baik adalah situs yg user friendly dan layanan yg bisa dipercaya oleh konsumen. Nanti konsumenlah yg menilai baik atau tidaknya suatu toko online.

tinggalkan jejak kata.....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s