Teknologi RFID dipakai PERTAMINA sebagai pengendali BBM

rfid`

Dalam beberapa hari ini, ramai dibicarakan tentang pemasangan RFID tag pada  mobil-mobil di Jakarta. Pertamina sebagai pemasok BBM dalam negeri, mempunyai tugas untuk bisa mengontrol BBM bersubsidi. Hal ini menjadi satu tantangan yang harus bisa dijawab, mengingat penggunaan BBM bersubsidi seringkali melebihi kuota pemakaian karena masih banyak mobil-mobol non subsidi BBM menggunakan subsidi BBM. Teknologi Radio Freqeuncy Indentifcation (RFID) akhirnya dipakai Pertamina untuk mengontrol dan mengendalikan penggunaan BBM dalam konsepnya Sistem Monitoring dan Pengendalian (SMP) Bahan Bakar Minyak (BBM).

Siapa yang membuat teknologi RFID SPM BBM

Aplikasi teknologi RFID BBM untuk Pertaminam ternyata dirancang oleh ahli-ahli anak bangsa Indonesia yang tergabung dalam PT.INTI. Akan tetapi sesuai kebutuhan RFID tag yang sangat banyak dan harus diproduksi dengan cepat, PT.INTI harus mengimpor RFID tag dari negeri China. Perusaaan plat merah ini memenangkan tender untuk memasangkan RFID tag yang berbentuk cincin pada sekitar 100 juta kendaraan bermotor meliputi 11 juta mobil penumpang, 80 juta motor, 3 juta bus, dan 6 juta truk di seluruh Indonesia, yang dimulai dari wilayah Jabodetabek.

pertaminaBagaimana registrasi pemasangan RFID ?

Pemasangan RFID tag pada mobil dapat dilakukan di SPBU (wilayah Jakarta) tanpa biaya. Cukup dengan memperlihatkan STNK, berikutnya dilakukan scanning atau entri data manual. Setelah itu, petugas akan memasangkan RFID tag di mulut tangki mobil.
Supaya lebih jelas kita simak video berikut ini :

Tempat Pemasangan RFID di Jakarta

Berikut sebagian lokasi Posko Registrasi SMPBBM tempat pemasangan RFID:

1. Area Jakarta Pusat. 1. 34-10201 Jl. Penjernihan (SPBU) 2. 34-10202 Jl. Abdul Muis No. 68 Kel. Petojo Selatan (SPBU) 3. 34-10205 Jl. Cideng Timur (SPBU) 4. 31-10303 Jl. Cikini Raya Kel. Cikini Kec. Menteng (SPBU) 5. 34-10401 Jl. Kramat Raya No. 116 (SPBU) 6. 34-10505 Jl. Letjen Suprapto (SPBU) 7. 34-10506 Jl. Letjen Suprapto Kel. Galur (SPBU);

2. Area Jakarta Selatan. 1. 34-12701 Jl. Warung Jati Barat RT. 07/03 (SPBU) 2. 31-12802 Jl. MT Haryono Kav. 18 (SPBU) 3. 34-12805 Jl. Casablanca Menteng Dalam (SPBU) 4. 31-12902 Jl. HR. Rasuna Said Kav. X2/2 (SPBU) 5. 31-12702 Jl. Kapten Tendean No. 38 (SPBU) 6. 34-12702 Jl. Kapten Tendean No. 34, Mampang Prapatan (SPBU) 7. 34-12705 Jl. MT. Haryono, Cikoko (SPBU) 8. 34-12503 Jl. Raya Pasar Minggu No. 100 RT. 001/06 Pejaten (SPBU) 9. 34-12703 Jl. Raya Pasar Minggu 14, Pancoran (SPBU) 10. 34-12115 Jl. Radio Dalam No. 123 (SPBU) 11. 34-12902 Jl. Gatot Subroto Kav. 31 (SPBU) 12. 34-12203 Jl. Kemandoran VII, Kebayoran Lama (SPBU) 13. 34-12507 Jl. Raya Cilandak KKO;

Lebih lengkapnya, baca disini.

Sejarah RFID

RFID (bahasa Inggris: Radio Frequency Identification) atau Identifikasi Frekuensi Radio adalah sebuah metode identifikasi dengan menggunakan sarana yang disebut label RFID atau transponder untuk menyimpan dan mengambil data jarak jauh.
Dalam kutipan yang diambil dari Wikipedia Indonesia, sejarah RFID di ceritakan sbb :

Pada tahun 1945, Léon Theremin menemukan alat mata-mata untuk pemerintah Uni Soviet yang dapat memancarkan kembali gelombang radio dengan informasi suara. Gelombang suara menggetarkan sebuah diafragma (diaphragm) yang mengubah sedikit bentuk resonator, yang kemudian memodulasi frekuensi radio yang terpantul. Walaupun alat ini adalah sebuah alat pendengar mata-mata yang pasif dan bukan sebuah kartu/label identitas, alat ini diakui sebagai benda pertama dan salah satu nenek-moyang teknologi RFID. Beberapa publikasi menyatakan bahwa teknologi yang digunakan RFID telah ada semenjak awal era 1920-an, sementara beberapa sumber lainnya menyatakan bahwa sistem RFID baru muncul sekitar akhir era 1960-an…….

Pekembangan RFID di dunia

Pengembangan teknologi RFID ternyata bukan saja untuk militer, tapi kini teknologi RFID banyak dipakai untuk bebagai kepentingan yang sifatnya untuk kepentingan publik, seperti manajemen persediaan, transaksi di kassa, manajemen parkir dll. Seperti video dibawah in, memperlihatkan teknologi RFID bisa membuat perusahaan lebih efisien dan terkontrol.

Seperti posting blognoerhikmat sebelumnya tentang “Inovasi IT dunia ritel “, banyak hal yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan bisnis dan kepentingan publik menggunakan teknologi RFID.

Bagaimana perkembangan RFID di Indonesia ?

Penggunaan RFID dalam konsep SMPBBM oleh pertamina, menjadikan PT.INTI sebagai pembuat RFID tag terbesar dan masal. Walaupun sebelumnya sudah ada yang menggunakan teknologi RFID perbankan oleh BCA dengan kartu flazz-nya. Walau demikian, anak bangsa Indonesia secara otodidak banyak juga yang melakukan eksperimen-ekperimen, seperti dalam video yang diinggah di YOUTUBE berikut ini,

******

******

Tapi yang namanya teknologi, secanggih apapun teknologinya, ada manusia dibelakangnya. Penggunaan RFID tag dalam konsep SPM BBM tidak akan berhasil bila SDM terdepan dalam hal ini petugas SPBU dan pengusahanya tidak memiliki pengetahuan dan awarness tentang konsep ini. Serta dukungan masyarakat yang mau disiplin mematuhi sistem, , menjadi bagian terpenting.

26 thoughts on “Teknologi RFID dipakai PERTAMINA sebagai pengendali BBM

  1. Saya sendiri belom begitu paham tentang RFID ini. Maksudnya di batasi ya pak pengunaan BBM bersubsidinya dan ini alat pengontrolnya. Maklum jarang nonton TV waduh kalo motor juga di batasi ya pak. Tentu saja alat ini yang mengunakannya harus paham betul , pegawai SPBU tentu sudah dilatih untuk mengunakan alat RFID , moga. salam kenal

    • sampai pada taraf ini, belum ada pembatasan bbm bersubsidi. Baru pada taraf siapa saja yang berhak menggunakan bbm bersubsidi dan baru kendaraan roda empat yang dipasangi RFID tag, belum sampai ke motor.
      salam kenal juga🙂

tinggalkan jejak kata.....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s