bumi bandhawa

bandhawa

Terbangun geliat raga
oleh ocehan kenari bersahutan

Wewangi pinus yang menggoda
disaat raga ini belumlah tampan

Semburat-semburat mentari di sela dedaunan
menawarkan asa untuk berteriak

Pagi yang teramat sahdu denganya
penawar penat diantara belantara beton

Bersembunyilah dia sehingga misteri
tempat bahasa para burung, pepohonan dan mentari

Serasa di Bumi Bandhawa berada
selagi umur datang akan tetap hinggap seperti burung

:Selepas subuh di kota bunga

my_signature

17 thoughts on “bumi bandhawa

  1. Ping-balik: Cintaku ada di setiap Arummanis | blognoerhikmat

tinggalkan jejak kata.....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s