Change or DIE!

Champion – Lesson 70

Whatever you vividly imagine, ardently desire, sincerely believe, and enthusiastically act upon must inevitably come to pass.

( Paul J. Meyer)

Apa pun yang dapat Anda visualisasikan dengan jelas, benar-benar menginginkannya, dengan tulus meyakininya, dan secara antusias mengambil tindakan, akhirnya apa yang Anda inginkan akan menjadi kenyataan.

    Pernahkah Anda melihat seekor elang perkasa meliuk-liuk di atas udara? Apa yang Anda pikirkan mengenai binatang yang satu ini? Tentu terlintas pikiran bahwa sang elang adalah penguasa langit yang diberi kodrat dari Sang Pencipta untuk menjadi “raja” di udara; terbukti elang dikaruniai umur yang paling panjang jika dibandingkan saudara-saudara unggas lainnya. Seekor elang dewasa mampu bertahan hidup sampai umur 70 tahun. Namun, tahukah Anda bahwa setiap elang dewasa ketika memasuki usia ke-40 tahun harus membuat keputusan yang berat dalam hidupnya? Suatu perubahan besar menanti dan keputusan yang besar harus mampu ia putuskan. Hal ini terjadi karena paruhnya tidak mampu lagi menangkap mangsa karena kepanjangan dan bengkok ke dalam hingga hamper menyentuh dada. Demikian juga dengan cakarnya yang menua, mengakibatkan sulit mencengkeram mangsanya. Hal lain yang terjadi dengan berjalannya usia adalah bertambah lebat dan berat bulu sayapnya yang mengakibatkan sang elang sulit terbang tinggi. Hanya ada dua pilihan berat yang harus dipilihnya – mati kelaparan atau menjalani proses perubahan yang sangat menyakitkan selama 150 hari. Proses ini mengharuskan ia terbang ke atas puncak gunung yang tinggi untuk memulai proses perubahan. Pertama-tama, elang harus menghantam paruhnya berkali-kali pada batu sampai terlepas dari mulutnya. Setelah paruhnya terlepas, sang elang harus menunggu sampai paruh barunya tumbuh kembali. Proses kedua, sang elang juga harus mencabut cakarnya yang menua untuk membiarkan tumbuh cakar baru. Proses terakhir adalah mencabut satu per-satu bulu di sekujur tubuhnya. Inilah proses yang panjang dan menyakitkan yang harus ia jalani selama lima bulan. Bagaimanapun, berkat proses inilah si elang mampu hidup 30 tahun lebih lama.

    Pernahkah Anda harus mengambil keputusan yang berat untuk berubah dalam kondisi yang sangat sulit? Anda mungkin perlu membuang kebiasaan-kebiasaan yang telah lama mengekang hidup Anda. Kebiasaan-kebiasaan yang terlihat sekilas tidak mengganggu, santai, menyenangkan dan tidak memaksa Anda untuk keluar dari kenyamanan Anda namun Anda harus menggantikannya dengan kebiasaan yang memaksa Anda berpikir keras, bekerja lebih keras, menjalani tantangan yang berat. Namun, pilihan yang kedua ini menjanjikan kita masa depan yang lebih cerah. Perubahan itu akan datang dan bersiaplah untuk berubah, semakin sulit bagi Anda untuk bangkit. Semuanya begantung pada kita sendiri!


 

 

ditulis ulang oleh Ulan Narulita
sudah mendapat ijin untuk dipublish dari,
Original Author : Darmadi Darmawangsa
Book title              : Champion

26 thoughts on “Change or DIE!

  1. Pilihan yang sangat sulit..butuh keberanian dan kesabaran yang ekstra tuh..
    Untung kita bukan elang, kita masih diberikan akal dan pikiran maha dahsyat oleh-Nya, sehingga mau tidak mau kita harus memutar otak tanpa harus mengorbankan yang sudah ada. Semoga kita selalu diberikan kekuatan oleh-Nya..

  2. baru tahu saya mas kalo ternyata elang mengalami masa2 yang sangat sulit seperti itu.. semoga kita bisa belajar dari elang, trus berusaha untuk menjadi yang baik, berani mengambil keputusan, dan tentunya tidak mudah putus asa..

tinggalkan jejak kata.....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s