peneduh hati

ditengah lelah berpeluh resah

menanti rindu hati mengucap kata

bilakah ia merajuk menusuk kemesraan ?

kehadiranya selalu menembus kalbu pengobat hati

kutunggu beribu waktupun selalu tidak jera kutempuh

ucapnya yang harmoni membuat selaras dengan indera pendengaran

menentramkan masalah hati yang selalu menghantam tak beraturan

kibasan wajah hatinya melambang kebaikan yang tak berujung melewati cakrawala

aku terus hadir mencari angin kemana pergi…

ketika tak hadirpun masih berbekas hati ini sulit melupakan…

selayaknya pohon rindang yang tumbuh besar di belantara cinta

selalu menjadi peneduh hati kerinduan melambang keabadian

7 thoughts on “peneduh hati

  1. Ping-balik: sesal [lagi] | blognoerhikmat

  2. Seperti itulah layaknya kita….senantiasa berlaku seperti pohon yg mampu menyejukan para pengembara yg berteduh….puisi yg sangat indah Pak ^^

    • hatur nuhun bu Eka sudah silaturahmi dengan blognoerhikmat
      tulisan update ibu menjadi penginspirasi merangkai kata
      peneduh hati….bwt pengembara hati yang terus mencari…

      Terus menulis dan menyemangati🙂

tinggalkan jejak kata.....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s