‘omset’ back to ‘school & holiday’

Memasuki tahun ajaran baru di sekolah selalu menjadi perhatian semua pihak, baik murid dan orang tuanya, lembaga pendidikan maupun masyarakat secara umum. Betapa tidak hal ini menjadi momentum yang tidak bisa dilewatkan karena ada rangkaian peristiwa didalamnya, yaitu event liburan dan persiapan kembali belajar .

Dua event itu sangat dinantikan oleh berbagi pihak, terutama industri ritel, pariwisata dan lembaga pendidikan. Di dunia ritel, event ini diproyeksikan sebagai peluang bisnis yang menggiurkan setelah event besar tahunan puasa dan lebaran. Sehingga berbagai program diluncurkan untuk menarik minat konsumen untuk membeli.

Ketika event liburan, fokus ritel akan bergerak menuju  kebutuhan berliburan. Kategori fashion memfokuskan pada program utama pakaian dan asesoris kasual sedangkan di kategori supermarket, program utama fokus pada makanan ringan dan minuman.Ketika event persiapan kembali belajar, Kategori fashion memfokuskan pada program utama seragam dan sepatu sekolah sedangkan di kategori supermarket memfokuskan pada buku tulis dan perlengkapan sekolah lainnya.

Sedangkan barang-barang lainnya tetap dibundel menjadi satu tema sebagai konsep impulse buying, memanfaatkan naiknya frekuensi kedatangan konsumen ke toko, sehingga konsumen tergiur dengan program lainnya dalam bentuk diskon, spesial price, discount time, turun harga dan lain sebagainya. Bahkan konsumen masih dimanjakan dengan memperpanjang waktu belanja seperti midnight sale, late nite sale, atau di beberapa toko atau mal melakukan morning sale dengan membuka toko atau mal lebih awal.

Konsep promo ritel untuk menghadapi  event ini selalu diberi nama tema, Seperti yang dilakukan pemain ritel Metro dept.store mengusung dua tema sekaligus di tahun 2011 yaitu “Magical Academy Year” dan “METROpolitan Great Sale”, begitu juga Toserba Yogya mengusung tema “Liburan bersama Alam” dan “Back to School” atau Centro dept.store dengan tema “Centro Hot Sale”  membuat peta persaingan ritel makin tajam.

Biasanya tema yang diusung peritel selalu mempunyai konsep yang menarik, tidak saja promo barang, tapi juga mengadakan event ajang perlombaan yang pada akhirnya sebagai umpan penarik konsumen datang ke toko.  Mulai berbagai segmen komunitas yang mereka tuju, biasanya anak-anak dan keluarga. Hadiah makin besar dan kreatifitas jenis perlombaan akan menentukan jumlah peserta yang ikut serta dan menjadi tolok ukur keberhasilan event.

Carrefour contohnya, pada event liburan dan persiapan belajar kali ini membuat ajang perlombaan foto bersama orang tua dan anak yang di upload di situs jejaring facebook, dimana pemenangnya adalah foto yang di-Like terbanyak, satu inovasi event lomba yang menarik dengan mengambil segmen komunitas situs jejaring yang sedang marak.

2 thoughts on “‘omset’ back to ‘school & holiday’

  1. salam kenal, sya juga dulu punya backround di dunia retail, tapi sekarang banting setir wiraswasta kecil2 an karena alasan “kebebasan” mesekipun setimpal dengan resiko “income yang tidak flat, kadang untung kadang rugi”😉
    tulisan kategory retail cukup menarik, karena dulu waktu masih kerja, saya juga punya keinginan menulis tentang retail, tapi sampai sekarang belum juga terlaksana. moga2 kedepannya bisa terwujud, dan blog mas noer bisa jadi bahan referensi buat saya

    • thx. sudah berkunjung
      selamat sudah untuk usaha sendiri, satu keputusan yang berani dan terhormat, saya pun rasanya belum bisa.
      Ayo mas, ditunggu postingan dunia ritelnya, mudah2an memberi ilmu bago para bloger, karena referensi ritel masih minim.

      salam knal
      blognoerhikmat

tinggalkan jejak kata.....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s