midnight shopping

Setelah 7 hari berlalu begitu saja di tahun 2012, sepertinya blognoerhikmat masih saja belum melakukan posting di tahun baru ini,  sepertinya energi habis pada saat pergantian tahun tersebut :(. Yup….memang setelah menginjakkan di tanggal 1 Januari 2012, kondisi otak ini masih belum on dan hasratnya adalah break dulu dari hingar bingar gawean dan perpostingan blog…..hibernasikah????. Maklum pada saat minggu terakhir 2011, seabrek program akhir tahun ini memang menyita waktu dan pikiran…(boro-boro mau liburan…… hiks.).

Okelah….saatnya hari ini mesti posting blognoerhikmat, postingan kali ini masih yang hangat dalam otak, yaitu adalah tentang promo akhir tahun. Promo akhir tahun yang dimaksud adalah Midnight Shopping (berikutnya saya singkat saja dengan MS). Acara ini menjadi kalender tahunan  tempat saya bekerja, yang biasa digelar minimal 2 kali dalam setahun, yaitu di musim liburan sekolah dan akhir tahun.

Midnight shopping itu sendiri sekarang sudah menjadi tren di pusat-pusat perbelanjaan ibu kota dan di daerah. Yang menjadi ciri khas MS sesuai dengan tagline nama programnya, maka pusat perbelanjaan tersebut akan melayani konsumen sampai pukul 24.00 tengah malam. Sehingga perlu strategi jitu untuk mengemas acara promo ini. Berbagai konten promo dipersiapkan seperti discount time (diskon s/d 50% pada waktu tertentu), special price, buy 1 get 1 or 2, Gift with purchase (GWP), Purchase with purchase (PWP) bahkan atmosfir toko di buat sedemikian rupa supaya konsumen makin betah belanja hingga larut malam, misalnya ada hiburan live Music, menjual aneka makanan dan minuman yang serba murah (bahkan bisa dibandrol dibawah harga beli). Tentunya yang menjadi target acara ini adalah meraup omset sebanyak-banyaknya, selain itu ini memberikan brand value yang makin bagus di mata konsumen.

Sebagian konsumen menganggap program MS ini memberikan alternatif berbelanja pada tengah malam, yang diindikasikan arus lalu lintas sedang tidak macet, tapi pada kenyataannya justru disekitar pusat perbelanjaan tersebut dibuat macet.

Live music on ATM Center

Nah…untuk ditempatku untuk urusan atmosphere MS, didepan toko sedikit disulap dengan konsep seperti ala konser musik dengan tidak menggunakan panggung!!, tapi menggunakan lahan atap beton ATM Center..!!!, jadinya lumayan lahan parkir konsumen tidak berkurang, jreng…. jadilah suasana jadi meriah di depan toko.

Selain itu dijalan utama ditempatkan 2 orang yang disulap menjadi goldman dan silverman (glowing in the dark…) sambil membagi-bagikan flyer, jadinya kendaraan yang lewat, pasti akan merespon pada kemeriahan malam itu, belum lagi sekali-kali menyalakan kembang api, jadi tambah semarak :D.

Sementara itu suasana didalam tak kalah ramai dengan berbagai spot program yang diciptakan membuat setiap sudut toko tidak  boleh sepi dengan program, sehingga konsumen dibuat tidak berkutik dengan sihir midnight shopping….

Akhirnya saya dan tim pun larut dalam keramaian MS dan tak dirasa bekerja sampai di ujung jam 12.00 walau lelah dan ngantuk tapi tetap semangat dan senang bisa memberi kepuasan buat kosumen….. :D

This slideshow requires JavaScript.

About these ads

41 thoughts on “midnight shopping

  1. Midnight shopping sepertinya menarik. Dapat diskon gede2an begini pasti dicari oleh banyak shopper. Tapi boleh gak nanya Mas Budi? Produknya benaran diskon atau sudah dinaikan dulu baru di diskon? Kalau benaran di diskon, siapa yang menanggung biayanya, suplier atau toko mengurangi jatah keuntungannya? Benaran nih mas aku suka bertanya-tanya dalam hati kalau lihat acara promo2 hebat begini :)

    • Thx mba Evi sudah bertanya tentang itu, memang sebagian besar konsumen punya pandangan bahwa umumnya toko yang melakukan diskon besar-besaran, pasti melakukan proses menaikkan harga terlebih dahulu,hal itu mereka buktikan dengan pengalaman pribadi mereka yang melihat strategi tersebut di beberapa toko yang menurut saya secara pribadi atau kebijakan tempat toko saya bekerja itu tidak etis!!! bahkan cenderung menipu!!!, Sebetulnya kalau kita bicara tentang jualan produk fashion mempunyai karakteristik high margin sekitar 30-50% sehingga toko (=retailer) mempunyai kesempatan yang cukup bila model tersebut sudah berkurang karena umur barang dan tingkat perputaran barang untuk dilakukan promosi diskon berjenjang antara 30-70%.Untuk pertanyaan siapa yang menanggung beban biaya kea diskon (=hilang margin), itu tergantung dari sifat barangnya, barang putus (=toko melakukan investasi sediri) atau barang konsinyasi (=toko dan suplier kerja sama melakukan profit sharing). Jadinya kalau barang putus, beban diskon ditanggung toko dan barang konsinyasi ditanggung berdasarkan deal acara promosi tentang share profit sharingnya, contoh konter C2 di ladies wear melakukan diskon time 50%, maka profit sharing pada saat normal misalnya 30% dari bruto untuk toko berkurang jadi 10% untuk toko. Kesimpulannnya toko yang punya brand value dipercaya oleh konsumen karena jujur untuk melakukan proses diskon, dialah pemenangnya dalam kompetisi ritel sesungguhnya, semoga penjelasana ini bermanfaat yaaa… :)

  2. Tidak kayak toko-toko di kota besar di jawa, kalo di Palu umumnya toko-toko buka sampe jam 10 – 11 malam. Mungkin karena lingkup kota yg kecil, sehingga jangkauan antara rumah karyawan dengan toko relatif dekat, atau mungkin karena kebiasaan sejak dulu. Alasan-alasan kenapa begini, saya juga nggak ngerti pasti. Yang jelas, dengan kondisi kayak gini, konsumen bisa melakukan midnight shopping hampir tiap hari….
    Sukses untuk acara midnight shopping-nya mas….

    • betul mas Noer, tren ini saya lihat masih disekitar pulau jawa saja mengingat pertumbuhan kebutuhan konsumen dengan gaya hidup yang mulai bergeser seiring dengan perkembangan kota yang makin padat dan metropolis.

    • Kalau yang terdeteksi untuk akhir tahun 2011 kemarin ada di Mall Of Indonesia [MOI] dan Toserba Yogya [cabang-cabang tertentu].
      Selebihnya banyak dilakukan oleh pusat perbelanjaan di Jakarta, disesuaikan dengan kalender tema event mereka.

tinggalkan jejak kata.....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s